Asalamualaikum

Asalamualaikum

Wednesday, 4 December 2013

SI YATIM

Kau termenung sayu merenung jendela
kosong, hambar pandangan yang tiada bermakna
mengenangkan nasib diri dan masa depan
kemana arah dan hala tujuan

Di sini kau tinggal bersama teman
tiada ayah, tiada ibu yang bisa diharapkan
apalagi untuk bermanja dan bergembira
seperti kanak-kanak lain yang cukup sempurna

Kadang ada yang datang menghulurkan bantuan
ada yang ikhlas tiada mengharapkan sebarang balasan
cuma mengharapkan kesejahteraan sesama insan
tak kurang juga sekadar sandiwara yang dilakonkan
untuk mendapatkan perhatian , pangkat dan kedudukan

Ada diantara kita hanya bisa mengungkapkan "Ah! Sungguh kasihan."
tapi...berapa ramai diantara kita yang ikhlas menghulurkan sumbangan?

Cuma...yang ada hanya secebis harapan
berbekalkan semangat juang dan kekuatan
jati dirimu menempuh segala rintangan
dalam mencari sedikit sinar kebahagiaan
seperti yang sering kau dambakan
 
Liz~~~17/11/2011

SENANDUNG RINDU

Sungguh indah alam pawana
berkelipan bintang menghiasi semesta
bulan tersenyum berseri cahayanya
pungguk mendayu berhiba-hiba

Duhai pujangga hadirlah jiwa
kita jalinkan ikatan kasih dan setia
hanya dirimu di hatiku bertakhta
tiada dua, tiada tiga hanyalah dirimu saja
dalam diamku dirimu kupuja-puja

Kembalilah dikau duhai kasihku
rawatilah jiwaku dengan syair indahmu
mengalun merdu mendayu-dayu
mengulik lenaku kala kuberadu

Senandung rindumu membuai kalbuku
kata-kata bisikan puisimu yang syahdu
menggetarkan jiwaku menusuk ke sukmaku
terpanalah seketika diriku dalam resah asmaraku

Ya Allah...ampuni diriku
andainya aku menduakanMu
cintaku tulus kepadanya keranaMu
kumohon keredhaanMu dalam sujudku
 
Liz~~~16/11/2011

GERIMIS HATI

Walaupun ceria mentari bersinar indah
namun... hatiku sendu dilanda gerimis
dalam senyum dan juga ketawa
tiba-tiba tanpaku sangka gerimis menjelma

Entah bagaimana terjadinya...dan
entah dari mana datangnya
tidak kuketahui puncanya

Kusangka panas sehingga ke petang
rupanya hujan ditengahari
kusangka bahagia menjulang hingga ke akhirnya
rupanya badai dan gelora yang datang
lalu memusnahkan segalanya

Lantaran itu
dalam keterpaksaan
kupasrah dan kuredha
andai itu suatu ketentuan
yang telah ditakdirkan pada diriku
oleh Yang Maha Esa
kuterima
 
Liz~~~15/11/2011...

SALAHKAH AKU ?

Duhai teman...
salahkah aku ?...
sekiranya kucuba meluahkan perasaan...
kerana kau teman yang paling mesra...
dan paling dekat dengan diriku...

Salahkah aku ?...
Sekiranya aku bermanja denganmu ?...
padaku...kau teman yang paling istimewa...
walaupun dulu...tak pernah kuimpikan...
dan...tak pernah kuharapkan kehadiranmu...
dalam hidupku...

Salahkah aku ?...
teman...jangan kau salah ertikan...
jika kau rasa sikapku sekadar menundukkanmu...
dan...kau sekadar menjaga hatiku...
biarlah....aku rela bersendiri...

Teman...
dik kerana ketidakpuasan hatimu...
maka...kau lontarkan kata-kata itu...
aku mengerti...dari bayangan lontaranmu itu...
sekiranya diriku menyusahkan dan menyakitimu...
kumohon jutaan kemaafan darimu...
MAAFKAN AKU ....
 
Liz~~~13/11/2011..

NUR

Kicau burung bernyanyi...
tersenyum indah mentari pagi...
memancarkan cahaya...kemilau...
ke setiap penjuru alam...

Di sudut itu...kulihat seorang penyair...
sedang asyik...mengilhamkan diri...
berbukukan alam semesta...
bertintakan budi dan hati...
berpenakan akal dan dalil...
mencari kewujudan diri...

Bersih sinar... wajah terserlah...
dalam 'Nur' mengujudkan arah...
mengalun merdu irama hati...
gemersik rindu puisi syahdu...

Dalam leka aku menatap...
indah wajah penuh mengharap...
dalam diam membahasakan keceriaan...
walaupun cinta saling berjauhan...
namun...antara aku dan dia...
terpisah oleh kepungan jarak dan masa...
 
Liz~~~11/11/2011...

BUAT IBU

setiap malam menyengkang mata...
mentelaah nota-nota kuliah...
sering terapung wajah ibu...
di lautan fikiranku...

Oh ibu...tak akan kuhampakan...
setiap titik keringat ibu...
yang menitis ketika membesarkanku...

Tak akan kulupakan lauk asam pedas...
dan ikan masak lemak...
yang menyedarkanku...akan...
masam, pedas dan lemak kehidupan...

Akan kubasahkan tekakmu yang kering...
dik lemparan suara ketika mendidik...
dengan embun kejayaan...

Ibu...kau berkorban...
untuk anak di menara gading...
akan kuhadirkan diri di muka pintu...
dengan segulung ijazah di tangan...
sebagai tanda sebuah kemenangan...
 
Liz~~~10/11/2011...

BUAT IBU

setiap malam menyengkang mata...
mentelaah nota-nota kuliah...
sering terapung wajah ibu...
di lautan fikiranku...

Oh ibu...tak akan kuhampakan...
setiap titik keringat ibu...
yang menitis ketika membesarkanku...

Tak akan kulupakan lauk asam pedas...
dan ikan masak lemak...
yang menyedarkanku...akan...
masam, pedas dan lemak kehidupan...

Akan kubasahkan tekakmu yang kering...
dik lemparan suara ketika mendidik...
dengan embun kejayaan...

Ibu...kau berkorban...
untuk anak di menara gading...
akan kuhadirkan diri di muka pintu...
dengan segulung ijazah di tangan...
sebagai tanda sebuah kemenangan...
 
Liz~~~10/11/2011...