Asalamualaikum
Wednesday, 4 December 2013
SENANDUNG RINDU
Sungguh indah alam pawana
berkelipan bintang menghiasi semesta
bulan tersenyum berseri cahayanya
pungguk mendayu berhiba-hiba
Duhai pujangga hadirlah jiwa
kita jalinkan ikatan kasih dan setia
hanya dirimu di hatiku bertakhta
tiada dua, tiada tiga hanyalah dirimu saja
dalam diamku dirimu kupuja-puja
Kembalilah dikau duhai kasihku
rawatilah jiwaku dengan syair indahmu
mengalun merdu mendayu-dayu
mengulik lenaku kala kuberadu
Senandung rindumu membuai kalbuku
kata-kata bisikan puisimu yang syahdu
menggetarkan jiwaku menusuk ke sukmaku
terpanalah seketika diriku dalam resah asmaraku
Ya Allah...ampuni diriku
andainya aku menduakanMu
cintaku tulus kepadanya keranaMu
kumohon keredhaanMu dalam sujudku
Liz~~~16/11/2011
GERIMIS HATI
Walaupun ceria mentari bersinar indah
namun... hatiku sendu dilanda gerimis
dalam senyum dan juga ketawa
tiba-tiba tanpaku sangka gerimis menjelma
Entah bagaimana terjadinya...dan
entah dari mana datangnya
tidak kuketahui puncanya
Kusangka panas sehingga ke petang
rupanya hujan ditengahari
kusangka bahagia menjulang hingga ke akhirnya
rupanya badai dan gelora yang datang
lalu memusnahkan segalanya
Lantaran itu
dalam keterpaksaan
kupasrah dan kuredha
andai itu suatu ketentuan
yang telah ditakdirkan pada diriku
oleh Yang Maha Esa
kuterima
Liz~~~15/11/2011...
SALAHKAH AKU ?
Duhai teman...
salahkah aku ?...
sekiranya kucuba meluahkan perasaan...
kerana kau teman yang paling mesra...
dan paling dekat dengan diriku...
Salahkah aku ?...
Sekiranya aku bermanja denganmu ?...
padaku...kau teman yang paling istimewa...
walaupun dulu...tak pernah kuimpikan...
dan...tak pernah kuharapkan kehadiranmu...
dalam hidupku...
Salahkah aku ?...
teman...jangan kau salah ertikan...
jika kau rasa sikapku sekadar menundukkanmu...
dan...kau sekadar menjaga hatiku...
biarlah....aku rela bersendiri...
Teman...
dik kerana ketidakpuasan hatimu...
maka...kau lontarkan kata-kata itu...
aku mengerti...dari bayangan lontaranmu itu...
sekiranya diriku menyusahkan dan menyakitimu...
kumohon jutaan kemaafan darimu...
MAAFKAN AKU ....
Liz~~~13/11/2011..
NUR
Kicau burung bernyanyi...
tersenyum indah mentari pagi...
memancarkan cahaya...kemilau...
ke setiap penjuru alam...
Di sudut itu...kulihat seorang penyair...
sedang asyik...mengilhamkan diri...
berbukukan alam semesta...
bertintakan budi dan hati...
berpenakan akal dan dalil...
mencari kewujudan diri...
Bersih sinar... wajah terserlah...
dalam 'Nur' mengujudkan arah...
mengalun merdu irama hati...
gemersik rindu puisi syahdu...
Dalam leka aku menatap...
indah wajah penuh mengharap...
dalam diam membahasakan keceriaan...
walaupun cinta saling berjauhan...
namun...antara aku dan dia...
terpisah oleh kepungan jarak dan masa...
Liz~~~11/11/2011...
BUAT IBU
setiap malam menyengkang mata...
mentelaah nota-nota kuliah...
sering terapung wajah ibu...
di lautan fikiranku...
Oh ibu...tak akan kuhampakan...
setiap titik keringat ibu...
yang menitis ketika membesarkanku...
Tak akan kulupakan lauk asam pedas...
dan ikan masak lemak...
yang menyedarkanku...akan...
masam, pedas dan lemak kehidupan...
Akan kubasahkan tekakmu yang kering...
dik lemparan suara ketika mendidik...
dengan embun kejayaan...
Ibu...kau berkorban...
untuk anak di menara gading...
akan kuhadirkan diri di muka pintu...
dengan segulung ijazah di tangan...
sebagai tanda sebuah kemenangan...
Liz~~~10/11/2011...
BUAT IBU
setiap malam menyengkang mata...
mentelaah nota-nota kuliah...
sering terapung wajah ibu...
di lautan fikiranku...
Oh ibu...tak akan kuhampakan...
setiap titik keringat ibu...
yang menitis ketika membesarkanku...
Tak akan kulupakan lauk asam pedas...
dan ikan masak lemak...
yang menyedarkanku...akan...
masam, pedas dan lemak kehidupan...
Akan kubasahkan tekakmu yang kering...
dik lemparan suara ketika mendidik...
dengan embun kejayaan...
Ibu...kau berkorban...
untuk anak di menara gading...
akan kuhadirkan diri di muka pintu...
dengan segulung ijazah di tangan...
sebagai tanda sebuah kemenangan...
Liz~~~10/11/2011...
Subscribe to:
Posts (Atom)