Asalamualaikum
Wednesday, 4 December 2013
AKU
Puisi-puisiku adalah catatan
perjalanan seorang pengembara
yang hadir hanya untuk seketika
yang bakal pulang menemui khaliqnya
Dalam ketenangan tasik diri
dalam kedamaian jiwa
kubisikan lagi taat setia
moga...perjalananku dilimpahi
restu dariNya
Ya Rabbi
Bagai terdengar sahutan itu
dalam diriku...kudus...
sekudus fikiranku dan keimananku
yang mengakui kabesaranMu
yang merindui syafaatMu
Aku berjalan dalam kabus
mencari keredhaanMu
yang tidak kelihatan pada nyata
namun... hatiku pasti... mengatakan
Engkau ada
Liz~~~25/11/2011...
INSAN
Dari kamarku yang sempit
kulepaskan pandangan
dari jendela mata dan hati
kurenung awan mendung
yang menangis
Melihat insan yang semakin sakit
mencari kebahagiaan diri
melihat insan yang semakin nanar
mewarnai corak kehidupan sendiri
Semakin hanyut dengan warna warni
dunia
tanpa mengira dosa dan pahala
hanya difikiran suka dan bahagia
Apakah itu panorama hidup yang hakiki ?
manusia sudah lebur dengan iktikad
dan budi ?
dunia sudah hancur dengan segala
yang suci ?
Insan...bangunlah dari mimpi
kembalikan keyakinan diri
rentasilah onar dan duri
kau masih belum terlambat
untuk bermunajat dan bertaubat
Liz~~~24/11/2011...
Pantun Berkait
Redup ini amatlah nikmat
Kerana rimbunnya si pohon jati
Hidup ini amatlah singkat
Sekali hidup biar bererti
Kerana rimbunnya si pohon jati
Tempat burung sering bertemu
Sekali hidup biar bererti
Isikan akal dengan ilmu
Tempat burung sering bertemu
Untuk menghabiskan waktu siangnya
Isilah akal dengan ilmu
Ilmu itu tiada habisnya
Untuk menghabiskan waktu siangnya
Sebelum bermalam di dalam hutan
Ilmu itu tiada habisnya
Ibarat saujana air di lautan
Liz~~~22/11/2011
COMEL KU
Aduh...nakal sungguh si comel
semakin hari semakin petah berbicara
dengan keletahnya yang lucu
dan manja...dan...kadang-kadang
membuat aku tertawa
Si comelku..kini sudah pandai bergaya
setiap hari ada saja aksinya
kadang-kadang ketawa...kadangkala
menangis kerana tak dituruti kehendaknya
Geram aku melihatnya
kadang-kadang kucubit pipinya
sehingga menangis
lantas...dia mengadu kepada ibunya
aku hanya tertawa
Liz~~~18/11/2011
Pantun
Duduk sendiri sambil termenung
Hati gundah resah gelisah
Malam ini kita berkampung
Esok hari kita berpisah
Dari Bota hendak ke Kelang
Singgah mari di Bota Kiri
Kalau di beri umur yang panjang
InsyaAllah kita bertemu lagi
Liz~~~18/11/2011...
ANGIN
Duhai angin sampaikan salam
rinduku padanya
rinduku buat seorang perantau
yang kini entah di mana
Duhai perantau bagaimana khabarmu
di sana?
engkau pergi sehingga kini
tiada sebarang khabar berita
Masihkah engkau mengingatiku
di sini?
seorang perindu di muara sepi?
Kumasih setia di sini
menanti dan terus menanti
kuyakin kau pastikan kembali
walaupun di suatu hari nanti
muara sepi sudah tiada lagi
Liz~~~17/11/2011
Subscribe to:
Posts (Atom)