Asalamualaikum

Asalamualaikum

Monday, 3 August 2015

420



My final breath  time to blaze
See perfection look into the haze
It's 420 One day of the year
Put down that beer

Relieve the anger, or the stress;
Cannabinoid vapor can do no less.
deeply in a bowl, with a hearty soul,
Green, Green, Green.grasses of all

Some people call me a stoner
One things for sure im not a loner
God's Green Gift releases its love
And takes you to a place far above.

To supress our voice.
Sooner or later they must realize
Forcing patients to break your laws
Herb's are great, and lets get baked

Abolish the pain of Aids and cancer
Better at feeding like the hustler
Medicine killing you soft and slowly
But nobody dies from weed buddy

Mind in a mess? Suffering stress?
Roll up a round one and give it a rest.
Cigarettes kill thousands of users
loosen the law drop the drug war

The Chinese philosopher Confucius (~500 BC)
THE BOOK OF ODES (She-King)
Hemp cultivation for both fiber and seed
Where the Hemp growson the mound
Keeps Tsze-Tseay with a bound

Shakespeare Second Folio (1632)
The Profits arising from Hemp-seed are
Clothing, Food, Fishing, Shipping
Pleasure, Profit, Justice, Whipping

Besides it is an easie thing to prove
It is a soveraigne remedie for love
I SPEAK FROM  my heart and my throat
Ligelize cannabis many to vote..

Tanjung Puteri
420

Wednesday, 19 March 2014

~~SERULING KEJUJURAN~~

Aku mencintaimu yang cenburu dengan puisi puisiku.
Setiap kali ku tuliskan namamu diantara baris kata.
Aku merasakan kamu tetap ada.
Puisi dan kamu adalah dua hal menjadi satu dalam hatiku.

Mampuku peluk dirimu lewat kata kata.
Hanya mampu kubingkai cerita kita dalam uraian makna.
Kurenggut hangat pelukku untuk bingkaikan dalam satu alur cerita.

Kini seluruh diri ku diselubungi cinta.
Aku hadir dengan niat yang baik dipenjara dunia.
Tinggal dalam sangkar ditaman mawar yang sepi.
Seperti  bayi dalam Rahim,dibawa olih darah kedunia.

Kau bahagia dan mabuk kerana anggur.
Aku riang dan mabuk bukan kerana anggur.
Kau tersenyum dengan birir,aku tampa bibir.
Aku pencuri terpedaya menanggong sakit dan pedih.

Manusia tidak perlu dihukum kerana lupa.
Tapi manusia perlu dihukum kerana sengaja lupa.
Allah memberi  mata dan telingga.
Jangan dibutakan dan dipekakkan sengaja.
Kerana sikap binatang tiada beza. Allah kata.

Akhirat keatas dunia mereka dahulukan.
Jika dunia ini persinggahan.
Mengapa kita tidak banyakkan bekalan.
Untuk meneruskan perjalanan.
Kerana kita cuma ada satu persinggahan.

Tidak ada kemakmuran tampa kejujuran.
Kekayaan bolih mengaburkan.
Orang kepura puranan, dan kemunafikkan.
Sukar mencapai apa yang dicita citakan.
Kasih sayang  kunci kejujuran dan ketaatan.

Jadi wanita yang cantik kadang kadang sulit.
Lelaki selalu tidak mencintai kita.
Tetapi sering inginkan kecantikkan kita.
Wanita yang tidak cantik lebih mudah.
Kerana kalau seorang lelaki mencintainya.
Bererti lelaki itu betul betul cinta padanya.

Tapi tahukah kamu..?
Aku abadikan rasaku pada mu.
Kamulah satu satunya perempuan berhak atas hatiku.
Tapi janganlah menipu..
Hidup tampa kejujuran seperti taman tidak berbunga.
Ada saat dimana kita sulit memaafkan…

AA
19032014

~~ Kota Bandar Aceh~~

Menjelma hamparan yang lara dan gundah
Ladang yang elok menjadi kuburan.
Mereka tenggelam dalam arus
Meratapi sebuah kedasyat dalam bencana
Serambi Mekkah menjadi dunia yang fana
Manusia larut dalam gelombang  duka
Trauma masih tersisa.

Menenggelamkan tangis puluhan ribu bayi
Menggoyang jantung puluhan ribu anak-anak
Menyirnakan ratapan pilu puluhan ribu ibu hamil
Dan menyusui, serta puluhan ribu orang tua renta

Derak pepohonan dan rumah tumbang
Bawa ribuan jiwa melayang
Seusai badai gelombang
Kapal Nuh tidak senggang

Mendengar namamu saja,sudah menitik air mata.
Kerena tiap tarikan nafasmu,adalah derita.
Ke liang-liang panjang pekuburan
Tanpa kutemukan batu nisan.

Jangan kalian tanya di mana Bandar Aceh
Di bawah singgasana-Mu
Berilah mereka payung cinta-Mu
Kerana kamu yang masih bernafas.
Kota Bandar Aceh merupakan
Paling parah mengalami kehancuran
Setengah dari penduduknya (230.000 ribu) nyawa menjadi syuhada.
Sekarang menjadi objek dikunjungi oleh wisatawan.
Berkunjung ke Kota Bandar Aceh dan Sabang
Jangan lupa menyaksikan kapal keindahan panorama kenangan.

Atas segala Maha Rahim dan Maha Rahman-Mu
Dalam ikhlas zikirku ,tahlilku, tahmidku
Kumohonkan pada Mu Ya Allah
Sucikan jasad saudara-saudaraku
Yang pulang dalam gemuruh ombak-Mu.

AA
18032014..





~~SENANDUNG RINDU~~

Sungguh indah alam pawana
Antara bintang dan bulan purnama
Berkelipan bintang menghiasi semesta
Bulan tersenyum berseri cahayanya
Duhai melati hadirlah jiwa.

Kita jalinkan ikatan kasih dan setia
Hanya dirimu di hatiku bertakhta
Hari-hari sunyi tanpa gairah
Memeluk bayangan mu mendayu berhiba hiba
Tidak terbendung rasa hatiku memanggilmu
Dalam diamku dirimu kupuja-puja.

Kembalilah dikau duhai kasihku
Kemana perginya sang bidadari
Di ujung senja rindu menanti dan tertati
Rawatilah jiwaku dengan syair indahmu
Mengalun merdu mendayu-dayu
Mengulik lenaku kala kuberadu.

Raganya nun jauh di sana,
Jiwanya di sampingku,
Mendampingiku;
Dan hatinya menetap di setiap denyutku.
Mendayu rindu yang bertangkup di hujung kalbu

Senandung rindumu membuai kalbuku
Kata-kata bisikan puisimu yang syahdu
Rinduku di tiap celah detik waktu.
cuma kamu yang mampu meluruhkan rindu itu
Menggetarkan jiwaku menusuk ke sukmaku
Terpanalah seketika diriku dalam resah asmaraku

tak mampu lagi ditadah payung.
Membanjiri setiap relung.
Rinduku tak terbendung.
Air mata deras merauang.

Ya Allah...ampuni diriku
Dibalik jeruji rindu
Andainya aku menduakanmu
Cintaku tulus kepadanya keranamu
Kumohon keredhaanMu dalam sujudku.
Meski tak bisa bersama diduniamu
Temukanlah kami dipintu surgamu

AA
18032014.

~~PUISI TERAKHIRKU~~

Jika ini puisi terakhirku.
Perlahan meninggalkan ku.
Yang pernah kuraih dahulu.
Untuk aku memperbaiki diriku.

Wahai kawan,teman yang paling setia adalah pena
Yang takkan berdusta pada setiap keluh kesah kita
Yang takkan pernah bohongi setiap resah gelisah
Karya setiap insan yang berjiwa seni.

Tanpa aku sadari
Kebisuan  telah menyiksa batinku.
Lelah untuk mengejar harapan itu
Aku akan pergi dari hidupmu.

Aku bisu
Tangisku tidak akan  berarti bagimu
Ketidak pedulianmu membakar semangatku.
Kau adalah orang yang mematahkan semangatku.

Biarlah perasaan ini terpendam
Sampai akhirnya, tinta ini kan berhenti menetes
Di satu kalimat yang bertitik .
Mungkin lewat puisi ini

Aku ungkapkan rasa hati
Yang selalu memuja dan mengharapkanmu
Untuk jadi pelengkap hidupku
Aku hanyalah lelaki akhir zaman.

Tidak punya cita-cita dan masa depan
Mungkin lewat puisi ini.
Ketika ku rasa lelah tanganku menulis.

Maafkan atas kekhilafanku
Sekiranya bebanan terpikul dibahumu
Andainya kekeliruan bercambah dihatimu
Izinkan pemergianku..

AA
15032014



~~WAHAI ANAKKU~~

Sedari lahirmu dirahim IBU atas takdirmu.
Di usiamu yang masih terlalu pagi.
Namun tak pernah bisa tuntas
Menghapus air mata ibu.
Sebab menatap paras kanakmu.
Beranjak meninggalkanmu.
Waktu terus berkemas
Meninggalkan kenangan yang berserak
Mengunyah sisa mimpi
Dalam pengembaraanku yang gamang
Kulipat sisa kepedihan
Tak lagi terbuka untukku

Dapat kulukis selarik pelangi
Di sudut hatiku yang paling sepi
Kemana lagi kutanamkan gelisahku
Selain di ladang-ladang puisi

Mengenangmu  ANAK KU.
Yang selalu berwarna bagai kupu-kupu
Yang senantiasa mengharu biru perasaanku
Adalah mengenang kerinduan
Yang tak pernah sempat kukabarkan kepadamu
Mengenang sepenggal waktu

Aku tak sekuat dahulu
Umurku bertambah semakin tua
Kalau kakiku mulai tak kuat dahulu.
Tolong papah aku
Tolong bantu aku
Jangan marahi aku
Bersabarlah untukku
Jangan sebut aku tuli dan sibuta
Bersabarlah atas kekuranganku
Dan surga akan kupintakan Yarhamukallah anakku.

Sudah banyak air mata ini mengalir...
Tak terhitung berapa kali tangan ini menadah berdoa
Hanya untuk mu anak ku...
Tidak ku meningalkan banyak harta,
Hanya budi bahasa,dan agama.

Bila kakiku sudah berat untuk melangkah
Hulurkan saja kedua tanganmu,
Seperti aku lakukan ketika membimbingmu pada langkah pertamamu.
Suatu hari nanti kau akan tahu,
Di samping kesalahan-kesalahanku
Aku ingin melakukan yang terbaik untukmu

Kau tak harus merasa sedih,
Cobalah untuk mengerti dan bantulah diriku,
Seperti aku lakukan padamu
Didiklah anak anak mu.
Satu hari nanti ,kamu terasa seperti ku.

Usia bagiku bukanlah hidup tapi hanyalah bertahan hidup.
Bantulah aku berjalan, tolonglah aku pada akhir hayatku.
Aku akan memberimu senyum dan cinta tak terhingga,
Yang selalu kumiliki hanya untukmu.
Semoga Allah swt tetap bersamamu.

AA
13032014




~~ISLAM DENGAN TRADEGI~~

Membicara Qadha dan Qadar rukun islam ke enam.
Tertulis di kitab Lauh Mahfudz,50  ribu tahun dahulu.
Takdir Qadha dan Qadar rahsia Allah.
Pada sisi Allah adalah kunci ghaib.                                

Mafatih kunci kunci  semua yang ghaib.
Lihatlah perkara perkara ganjil akhir zaman.
Tiada beriman pada perkara ghaib.
Firman Allah dikitab “Alif Lam Min”.

Berubah takdir hanya doa dan ikhtiar.
Bersabar semasa musibah.
Bersyukur dalam kesenangan.
Siapa pun akan menangis bila ditimpa musibah.

Selaku umat islam yang wajib yakin kasih sayang Allah.
Namun ketika musibah melanda diri.
Mungkin hati kecil kita bertanya mengapa?
Takdir Allah pasti mengandongi banyak hikmah.
Istilah buruk,hanya dalam rumus fikiran manusia.

Bila Allah menguji orang islam dengan tragedi
Maka mereka misti lihat dengan mata hati.
Memikir dengan akal agar tercungkil hikmahnya.
Bahawa musibah adalah sebahagian ujian.
Yang pasti menimpa manusia Sunnatuallah.

Musibah ditakrifkan tidak disukai manusia.
Allah pasti akan menguji,sesuatu kita tidak sukai.
Tidak bolih mengelakkan diri,tapi bolih mampu mengubah.
Merasai hikmah dan bertindak selaras dengan hikmah.

Umat Nabi Nuh ditenggelamkan banjir.
Fir’aun ditenggelamkan dilaut merah.
Namrud yang dibunoh nyumuk.
Qarun yang ditelan bumi.

Antara mereka yang ditimpa bala didunia.
Andaikan tiada musibah didunia.
Tentu pada hari kiamat,datang tampa pahala.
Bermuhasabah terhadap diri sendiri.
Tampa menunding jari.

AA
12032014